Kamis, 03 Mei 2012

Jangan berpikir Keluar Pelayanan Sejenak


Flipi 4:1-9
Pernahkah kita berpikir untuk sejenak tidak terlibat dalam pelayanan? Bagi alumni yang baru menyelesaikan study, mungkin selama ini merasa sudah terlalu banyak aktif di pelayanan kampus dan ketika alumni ingin lebih santai dahulu. Paling tidak beberapa orang mungkin berpikir jangan aktif dulu sebagai pelayan, panitia atau pengurus, ingin melakukan hal-hal yang menyenangkan lebih dulu. Kita perlu mengingat, semakin kita menjauh dari pelayanan semakin kita dekat dengan nilai dunia ini, semakin kita dekat dengan nilai dunia semakin kita kehilangan keseimbangan diri. Hidup kita pada akhirnya semakin diliputi oleh berbagai keinginan diri, target-target sebagaimana yang dunia inginkan. Ketika semua itu tidak terpenuhi, kita akan hidup dalam kekwatiran, kehilangan sukacita.

Dalam akhir suratnya kepada jemaat filipi (pasal 4), Paulus menyerukan agar jemaat berdiri teguh di dalam Tuhan. Paulus menyerukan agar jemaat dapat menjaga persekutuan diantara mereka dengan saling menguatkan dan menerima para orang-orang yang telah bekerja bagi Tuhan. Hal ini akan menolong kita untuk tetap kuat. Kita akan dikuatkan ketika kita dapat menjalin persekutuan dengan orang-orang kuat.

Setelah itu, Paulus berseru agar jemaat bersukacita, sukacita yang berasal dari Tuhan bukan dari pencapaian keinginan dunia ini. Bagimana kita dapat tetap bersukacita, Paulus berkata agar kita menyerahkan segala keinginan kita kepada Tuhan. Dengan demikian damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal pikiran akan menyertai kita. Apakah cukup dengan berdoa? Paulus menambahkan, setelah kita menyerahkan semua pada Tuhan, maka kita harus menjaga pikiran kita dan sikap perbuatan kita seturut dengan apa yang telah kita terima dalam Tuhan. Jadi,dengan jelas dapat kita lihat dalam ay 8-9 bahwa Paulus menyerukan agar jemaat tetap menjaga pikiran dan perbuatannya sebagaimanan mereka telah diajar di dalam Tuhan. Sekali lagi Paulus menekankan, maka damai sejahtera Allah akan menyertai kita. Karena itu kita, harus tetap kembali ke dalam persekutuan pelayanan dimana kita dapat bertumbuh.

Berpikir untuk sejenak tidak terlibat dipelayanan, 
sama artinya berpikir untuk sejenak mati suri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar