Sabtu, 24 Maret 2012

Dimana Kita Merasakan Kebaikan-Nya?


Bacaan Hari Ini: Mazmur 27


Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan
Di negeri orang-orang yang hidup(Maz 27:13)

Selama 4 hari sakit membuatku harus istirahat total di rumah. Saat-saat sedang demam, badan lemah dan nafas sesak, aku berdoa kepada Tuhan. Sempat terpikirkan olehku apakah jawaban terbaik untuk kesembuhan total adalah kembali pada Tuhan? Beginilah kiranya seringkali dialami orang-orang yang tertekan. Aku hanya sakit yang dapat sembuh ketika diobati tetapi bagaimana dengan orang-orang yang mengalami pergumulan berat, orang yang sedang dianiaya, orang yang sedang ditindas? Wajar kalau pada akhirnya mereka berpikhir bahwa jalan terbaik adalah kembali kepada Tuhan. Apakah itu memang jawaban?

Berbeda dengan Daud, ketika dia mengalami tekanan hidup yang sangat berat, saat musuh-musuhnya sedang menyerangnya, maka dia datang pada Tuhan. Dalam mazmur 27 terlihat bagaimana sikap Daud. Ay 1-3 Daud menunjukkan imannya akan jawaban Tuhan. Ay 4-6 Daud menunjukkan pilihannya untuk mengandalkan Tuhan. Ay 7-12 Daud menyampaikan permohonannya pada Tuhan. Ay 13-14 merupakan sebuah kesimpulan yang lahir atas iman yang benar.

Kalimat-kalimat daud yang merindukan untuk diam di rumah Tuhan bukan berarti ada satu sikap menyerah akan hidup ini. Justru dengan tegas dia berkata dia percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup. Kita dapat belajar bagaimanapun beratnya persoalan hidup dan setertekan apapun kita di dunia ini bukan berarti kita lantas langsung menyerah dan merasa jawaban terbaik adalah kembali pada rumah kekal di sorga. Kita di ajar bahwa Tuhan akan menyatakan kebaikannya justru sejak kita masih hidup di dunia ini. Hal ini akan mempengaruhi doa-doa kita.

Seberapa yakinkah kita akan setiap doa-doa yang kita sampaikan pada Tuhan? Apakah doa hanya sebentuk pelarian rohani bagi kita atau sekedar membari ketenangan pada kita? Melalui perikop ini kita belajar. Doa adalah senyata apa yang kita sampaikan kepada Tuhan dan pengharapan kita dimulai dari kita masih di dunia ini.

Ketika keadaan negeri ini semakin kacau dan seakan sulit melihat kebenaran 
maka sebagai orang percaya kita harus berdoa dan percaya 
bahwa kita akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar