Selasa, 27 Maret 2012

Refleksi Hari Ini: Mengampuni dan Taat


1 Yoh 2: 3-11


Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, 
dan di dalam dia tidak ada penyesatan.(1 Yoh 2:10)




Riri telah bertobat dan menerima Kristus secara pribadi. Dia mulai aktif di pelayanan kampus. Dia mulai aktif di bina dalam kelompok kecil. Dalam kelompok kecil dia mulai didorong untuk bersekutu dengan Tuhan. Tetapi semakin Riri mencoba menikmati hadirat Tuhan semakin terasa ada yang mengganjal dalam dirinya. Suatu saat pemimpin rohani Riri datang dan mengajak Riri sharing. Riri terkejut ketika pemimpinnya bertanya adakah yang masih belum diselesaikannya karena pemimpin rohaninya berkata ada yang menghambat pertumbuhan rohaninya. Akhirnya Riri tidak dapat lagi menyembunyikan hatinya dia mulai tersedu-sedu menceritakan kebenciannya pada ibunya yang meninggalkannya bersama adik-adiknya sejak 10 tahun lalu. Akhirnya pemimpinnya mengajaknya berdoa dan Riri akhirnya mengampuni ibunya. Sejak itu Riri dapat semakin bertumbuh dan lebih luar biasa dalam pelayanannya.

Yohanes menuliskan bahwa barangsiapa berkata bahwa ia telah hidup dalam terang tetapi masih membenci  saudaranya maka dia masih hidup dalam kegelapan. Dalam 1 Yohanes 2 :7-11 memberitahukan pada kita bahwa bagi anak-anak Tuhan tidak ada lagi kegelapan yang tersembunyi dalam dirinya. Seorang anak Tuhan telah hidup dalam terang dan kegelapan tidak lagi menguasainya. Ayat paralel  sebelumnya (ay 3-6) juga dituliskan bahwa tidak ada Tuhan tetapi tidak mau taat pada perintah Tuhan. Jadi seorang percaya akan semakin nyata dalam hal kasihnya pada semua orang dan semakin taat pada perintah Tuhan.

Tidak ada alasan bagi kita untuk mempertahankan rasa sakit hati kita.
 Hari ini, mari memperbaiki hubungan-hubungan yang retak
 sebagai wujud dari ketaatan kita pada Tuhan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar